Selasa, 20 Desember 2011 - 23:52:56 WIB
Film "Hapalan Sholat Delisa" Produksi Starvision
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: HIBURAN



Planet Holliwood, (Kabar-kini.com) - Produksi film Starvision telah terbukti meraih sukses dengan film-film yang kaya akan keragaman temanya, kini Starvision membuktikan lagi eksistensinya di dunia perfilman Indonesia dengan film terbarunya yang dilatar belakangi kejadian tsunami di Aceh tahun 2004. Sebuah film menyentuh yang mengusung tema tentang KEHILANGAN yang MENGUATKAN. Film berjudul Hafalan Shalat DELISA ini diangkat dari novel terlaris karya Tere Liye dengan judul yang sama. Novel yang telah menggugah hati jutaan pembaca Tanah Air dan negara-negara lain itulah yang menjadi dasar pemikiran untuk segera memfilmkan novel Hafalan Shalat DELISA.

KISAH BESAR YANG MENGINSPIRASI

Kisah Hafalan Shalat DELISA berangkat dari keutuhan penuh kebahagiaan sebuah keluarga sebagai ilustrasi yang serta merta terenggut oleh peristiwa tsunami Aceh, diwakili oleh sosok anak perempuan 7 tahun, DELISA yang harus berdamai dengan kehilangan demi kehilangan yang harus dihadapinya.

Mengingat tsunami adalah peristiwa dunia yang besar, perlu pertimbangan matang arah dan pembawaan cerita yang novelnya mengharu biru ini, butuh kehati-hatian dalam penulisan skenarionya. Akhirnya diputuskan untuk tidak menonjolkan kekuatan musibah atau bencana tsunami semata, tapi kekuatan besar CINTA pada keluarga, cinta pada sesama dan cinta pada alam semesta yang dilandasi ikhlas karena Allah SWT, sang Pencipta, itulah esensi film Hafalan Shalat DELISA.

DELISA hanyalah seorang anak kecil yang sudah kehilangan ibu, 3 saudara, bahkan satu kakinya, tapi dengan segala keadaannya yang miris tetap bisa tersenyum, sehingga secara tidak disadari telah menjadi sinar yang memberikan kehangatan dan kekuatan pada orang – orang di sekitarnya.

FILM YANG INDAH, MENGHANYUTKAN DAN MENGUATKAN

Hafalan Shalat DELISA sebagai film dengan kekuatan tema yang besar, membutuhkan proses produksi dengan persiapan yang cukup lama, lebih dari 2 tahun, usaha dan perjuangan yang besar menyertai segenap tim, tetapi semua dilalui penuh keikhlasan, karena keyakinan atas pesan besar dan penting yang hendak disampaikan melalui film ini. Dimulai dari pencarian lokasi shooting dan perencanaan desain produksi ideal, dilanjutkan pencarian pemeran tokoh Delisa, Ummi, Abi dan lain-lainnya membutuhkan proses yang panjang hingga sampai produksi dimulai, Allah SWT seperti menghadirkan komposisi pemain yang sesuai dengan keinginan yang selama ini diperjuangkan. Dengan segala kepolosannya Delisa (Chantiq Schagerl) seakan hadir dengan nyata bersama orang-orang yang dicintainya, bersama emosi kita sebagai penontonnya.

Dalam usaha pencapaian mood visualisasi dibutuhkan penciptaan ruang dengan pilihan lokasi yang mampu mewakili tuntutan imajinasi cerita. Komposisi lokasi 80% outdoor dan 20% indoor, serta pengadegan yang ditunjang dengan sudut dan teknis pengambilan gambar yang maksimal mampu menggambarkan 3 (tiga) fase besar yang menjadi latar film ini.

- Fase keindahan, sebelum datangnya tsunami.

- Fase kehancuran yang menghanyutkan, saat datangnya tsunami.

- Fase yang menguatkan, saat Delisa dan orang-orang di sekitarnya kembali mendapatkan kekuatan Cinta.

Sumbangsih tim CGI (Computer Graphic Intermediate) dari Geppeto cukup berhasil menampilkan situasi chaos paska tsunami Aceh 7 tahun lalu.

SEMUA KARENA ALLAH

Akhirnya film Hafalan Shalat DELISA diproduksi dengan kekutan cinta karena Allah SWT. Selama proses produksi film ini berbagai ujian dan hambatan harus dihadapi. Alhamdulillah, semuanya dapat dilewati seiring dengan usaha untuk belajar tentang arti sebuah PERJUANGAN, KESABARAN dan KEIKHLASAN sebagaimana esensi penuh inspirasi dalam film Hafalan Shalat DELISA.

Semoga karya ini juga mampu mengispirasi seluruh masyarakat penonton film ini……AAMIIN.

Untuk mengenang peristiwa tsunami Aceh dengan korban ratusan ribu saudara kita, beredar di bioskop seluruh tanah air mulai 22 Desember 2011.

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved