Selasa, 13 November 2012 - 20:59:19 WIB
DKI Jakarta Rawan Banjir dalam Peta BNPB
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: HL lama





BNPB, (kabar-kini.com) - Ada sembilan daerah rawan Banjir dan longsor di Indonesia, Antara lain DKI Jakarta, Kali Bengawan Solo (Jawa Tengah, Jawa Timur), banjir lahar dingin Merapi (Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta), daerah Jratunseluna (Jawa Tengah), banjir lahar dingin Semeru (Jawa Timur), Sungai Citarum (Jawa Barat), Gunung Bawakaraeng (Sulawesi Selatan) dan kawah Gunung Ijen (Jawa Timur).

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Sugeng Triutomo mengatakan bencana terbesar sejak tahun 1815 sampai tahun 2012 adalah banjir dengan 18.615 korban dari 4.291 kejadian. Sementara tanah longsor dari 1.815 kejadian menyebabkan 1.762 orang menjadi korban.

"Bencana tersebut (banjir) merupakan bencana terbesar. Di negara tropis seperti Indonesia bencana banjir, longsor, kekeringan selalu dipengaruhi hidrometeorologi atau iklim dan cuaca," katanya di Jakarta, Selasa (13/11).

Sugeng menambahkan menurut prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi banjir pada Desember 2012 akan terjadi di Jawa Tengah dan Sulawesi Tengah. Sedangkan Januari 2013 di Sulawesi Selatan. Terkait potensi longsor patut diwaspadai dataran tinggi dengan tingkat kecuraman tinggi yakni di sepanjang Bukit Barisan, Jawa, Sulawesi dan Papua.

Untuk daerah rawan longsor patut diwaspadai di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, sebagian lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur dan sebagian Papua.

Untuk langkah antisipasi dan penanggulangan bencana, BNPB melakukan koordinasi antara pusat dan daerah mengacu pada Instruksi Presiden No 4 Tahun 2012 Tentang Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor. "Sosialisasi dari tingkat pusat hingga daerah, perencanaan kontinjensi untuk menyusun rencana aksi, pelatihan dan simulasi juga dilakukan," ucapnya.

Untuk penanggulangan kedarutan bencana, BNPB sudah menyiapkan dana Rp 200 miliar. Jika dana itu habis untuk penanganan darurat bencana maka akan dipergunakan dana siap pakai (on call).

Deputi Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi mengungkapkan untuk DKI Jakarta perkiraan banjir atau daerah genangan 51 persen berada di wilayah Jakarta Utara, karena 13 sungai muaranya mengarah ke utara. Penduduk yang akan terkena dampak genangan di kawasan itu mencapai 500.918 jiwa.

Secara Nasional dari Januari 2012 sampai November 2012 terjadi 96 kejadian banjir dan longsor. "BNPB sudah memberikan dana pendampingan Rp 50 miliar. Diperkirakan dari prediksi BMKG puncak hujan Desember hingga Januari mendatang," ujarnya.

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved